
kala itu yang membuatku gelisah adalah pernyataan dari beliau yaitu "sukses itu bukanlah tentang materi". beliau menjelaskan kesalahan para guru dan orang tua yang selalu menjelaskan kepada anak-anak bahwa sukses itu selalu berkaitan dengan materi, punya kemewahan baik harta maupun tahta sehingga dalam alam bawah sadar anak hanya terpikirkan bagaimana caranya untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, meraih kekuasaan dengan cara apapun baik cara halal maupun haram.
inilah yang menyebabkan mental anak menjadi mental korup mental duniawi tanpa menghargai perjuangan dan kerja keras. menginginkan segala sesuatu dengan cara-cara instan agar terlihat "SUKSES" dimata orang lain.
padahal sukses itu seharusnya bermakna seberapa besarkah seseorang bermanfaat bagi orang lain.
SETUJU GUYS?????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar